Home Download Formulir Her Registrasi Formulir Her Registrasi
    Formulir Her Registrasi

    DocumentsDate added

    Order by : Name | Date | Hits [ Ascendant ]
    file icon Formulir Her Registrasihot!Tooltip 04/10/2013 Hits: 749
    PENGUMUMAN

    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    1. Bagi Penerima Manfaat Pensiun (MP) yang mengalai perubahan susunan keluarga (Penerima MP meninggal dunia, Janda/Duda menikah lagi) wajib melaporkan perubahan tersebut ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    2. Bagi Pensiun yang mengetahui adanya perubahan susunan keluarga dari Penerima MP diatas dihimbau untuk dapat melaporkan ke Kantor DAPENBI atau melalui KBI setempat.
    3. Bagi Penerima MP yang belum menyerahkan fotocopy kartu NPWP diminta untuk segera menyampaikannya ke Kantor DAPENBI atau KBI setempat.


    Sesuai dengan Surat Direktur DSDM BI No.14/633/DSDM tanggal
    22 November 2012, terhitung bulan Juni 2013 pembayaran Manfaat
    Pensiun (MP) untuk seluruh Penerima MP di Indonesia, termasuk
    di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI, akan dilakukan melalui
    pemindahbukuan dan tidak lagi dilakukan secara tunai melalui Kantor
    Perwakilan (KPw) BI. Sehubungan dengan itu, DAPENBI meminta kepada seluruh Penerima
    MP di Kantor Perwakilan (KPw) BI untuk membuka rekening tabungan
    di Bank. Mengingat pada saat ini Rekening Giro DAPENBI ada pada
    Bank Mandiri dan DAPENBI telah melakukan kerja sama pembayaran
    MP di wilayah Jabodetabek (KP) dengan Bank Mandiri tersebut, maka
    kepada Penerima MP yang belum membuka rekening tabungan
    di Bank, diharapkan membuka rekening tabungan di Bank Mandiri.
    Jika tidak di Bank Mandiri, ada risiko akan terlambat penerimaan MP
    tersebut dan akan dikenakan biaya kliring oleh Bank Mandiri.


    Sehubungan dengan berakhirnya tahun 2012, DAPENBI telah menyelesaikan
    perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran Manfaat
    Pensiun. Untuk itu, DAPENBI telah mengirimkan Form 1721A-1 kepada
    Penerima MP bersamaan dengan pengiriman Strook MP bulan Februari 2013.
    Form 1721A-1 dilampirkan pada SPT WPOP PPh 21 yang harus dilaporkan oleh
    Penerima MP kepada Kantor Pelayanan Pajak setempat paling lambat akhir
    Maret 2013.


    Calender
    April 2014
    SMTWTFS
    12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930